Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2011

Tips Burung Jawara

Gambar
Bagi Anda yang memiliki Hewan Peliharaan burung berkicau pasti sangat paham, dengan BURUNG JAWARA bagi penggemar kicauan hanya ada dua hal, yaitu; 1, jawara untuk berkicau.  2, jawara untuk beranak-pinak. Jawara berkicau artinya burung gacor, selalu berkicau, tak peduli di arena lomba ataupun di rumah. Jawara untuk beranak pinak berarti selalu bereproduksi dengan baik. Menghasilkan anakan banyak, menghasilkan uang. Tahukah Anda bahwa burung Anda pun bisa seperti itu? Itu tentunya kalau Anda memahami dan mau melakukan hal utama yang dibutuhkan burung. Apa? Kuncinya hanya satu: burung harus sehat. Tidak perlu dicari-cari alasan mengapa burung Anda tidak juga bunyi sehabis mabung, mabung tidak juga tuntas, macet setelah tarung, berhenti bertelor atau bertelor hanya satu, atau bertelor tiga tetapi tidak pernah menetas dan segudang alasan lain. Jika burung Anda seperti itu, maka semua itu hanya menandakan satu hal: BURUNG ANDA TIDAK SEHAT!! Ya, kembali lagi ingatlah satu prinsip dalam ...

Ciri-Ciri Burung Sakit

Pada Postingan kali ini saya membahasa tentang Ciri-Ciri Burung Sakit, bagi anda yang memili Hewan Peliharaan burung berkicau semoga ini dapat membantu; 1. Mata Pada mata keluar sekretum (cairan yang tidak normal atau tidak biasanya), berubah warna atau kecerahannya, sayu, mata dipejampejamkan, dan terjadi pembengkakan di sekitar mata. 2. Lubang hidung (nostrils) Dari lubang hidung keluar ingus, sesuatu yang membeku sehingga menutupi nostril dan bersin-bersin atau membuka-buka paruhnya karena sesak nafas. Selain itu, bulu-bulu di sekitar nostril dan kepala pada umumnya kotor karena sering digaruk atau diusap. 3. Sayap dan bulu Bulu tampak suram dan kusut, sayap lunglai (baik sebelah atau keduanya), perilaku menata bulu-bulu hilang atau tidak dilakukan. 4. Napsu atau perilaku makan Napsu makan turun atau hilang, tidak pandai mematuk makanannya, dan berat badan menurun. 5. Keseimbangan Burung tampak sempoyongan, tidak mampu atau sukar bertengger (biasanya burung ada di lantai kurungan),...

Tips Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental Burung Kesayangan

Bagi anda yang mempunyai Hewan Peliharaan burung kesayangan berikut ini saya berikan Tips Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental Burung Kesayangan; Tips dan trik menjaga kesehatan fisik: 1. Jangan pernah iseng memberi pakan burung tidak pada jadwal waktunya (misalnya ada jangkrik lepas, ya masukkan kandang jangkrik, jangan iseng diberikan ke burung yang ada di dekat Anda). 2. Jangan iseng memandikan burung tidak pada waktunya (misalnya biasanya sepekan dua kali, menjadi setiap hari selama sepekan karena kebetulan pekan itu Anda libur atau cuti). 3. Jangan iseng menjemur burung lebih lama dari biasanya untuk sesekali waktu, misalnya hanya karena Anda kebetulan sempat menunggui berlama-lama. 4. Jangan iseng meniru-niru pola pakan dari kawan, jika Anda tidak yakin bisa konsisten untuk melaksanakannya. 5. Jangan sampai kehabisan voor merk tertentu yang biasa Anda berikan ke burung Anda. Jangan terlalu yakin bahwa merk tertentu itu selalu tersedia di kios pakan burung langganan Anda (kecuali A...

Sebab Burung Membisu

Bagi anda yang mempunyai Hewan Peliharaan burung berkicau mungkin bertanya mengapa burung cuma ngeriwik, atau bunyi cuma pagi hari, atau hanya gacor kalau di rumah tetapi tidak gacor di lapangan, atau sebaliknya cuma gacor di lapangan tetapi tidak gacor di rumah. Sekali lagi ingin saya tekankan bahwa burung apapun yang gacor dalam “segala cuaca” adalah burung yang tidak sakit secara fisik ataupun mental. Berikut ini saya sebutkan sejumlah kondisi burung yang hanya ngeriwik atau hanya bunyi pada waktu dan tempat tertentu. 1. Burung hanya ngeriwik terus. Burung yang hanya ngeriwik biasanya adalah: = Burung tua atau pun muda terutama tangkapan hutan. Sebab, meski muda, burung hasil tangkaran biasanya mau gacor. Mengapa? Burung hasil tangkaran besar di lingkungan manusia dan karenanya dia tidak ada kendala takut kepada manusia dan lingkungannya. Sedangkan burung tangkapan hutan, perlu penyesuaian yang lama dengan lingkungan manusia. Dia harus melalui proses penjinakan sehingga cepat berad...

Jenis Burung Kacer

Burung kacer atau Magpie Robin termasuk dalam genus copsyhus. Hewan Peliharaan ini di Indonesia terkenal ada dua jenis yaitu kacer jawa atau Copsychus sechellarum dan kacer poci atau Copsychus  saularis (kacer sumatera). Perbedaan kedua jenis burung ini adalah pada bulu hitam-putih. Burung kacer jawa berbulu hitam dari dada sampai kloaka, sementara itu untuk kacer poci warna hitam hanya sampai dada, dari dada ke bawah kloaka berwarna putih. Burung kacer terdiri dari 3 spesies yaitu kacer jawa, kacer poci, dan kacer madagaskar. Tetapi dikalangan pedagang dan pemilik Hewan Peliharaan ini masih ada satu spesies yaitu kacer blorok. Penyebarab burung kacer mulai dari China, India, Nepal, Thailand, Indochina, Filipina, Malaysia dan Indonesia.